Minggu, 02 Januari 2011

Relokasi PLTG di Riau Terganjal Lahan

Rencana PT PLN (Persero) untuk merelokasi beberapa mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) ke Riau, masih terganjal oleh lokasi yang akan dijadikan tempat mesin-mesin berbahan bakar gas tersebut.
Manajer Humas PT PLN (Persero) Bambang Dwiyanto menyatakan, bahwa untuk mempercepat proses relokasi beberapa mesin PLTG ke Riau tersebut, saat ini PLN tengah melakukan proses pembebasan tanah sebelum pembangkit yang akan didatangkan dari Jawa itu di angkut ke Riau.
‘’Memang PLN akan memindahkan secepatnya mesin-mesin pembangkit tersebut, namun kita masih menunggu pembebasan tanahnya yang saat ini sedang dalam proses,’’ kata Bambang kepada Riau Pos di Jakarta, Kamis (30/12). Disebutkan Bambang, mesin pembangkit tersebut akan ditempatkan di Duri, Bengkalis.

Pemprov Tidak Persoalkan Scoring CPNS

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, H Wan Syamsir Yus menegaskan, tidak akan mempermasalahkan jika pengumuman penentuan kelulusan seleksi CPNS 2010 dengan menerapkan nilai scoring. Hanya saja, ia belum mengetahui adanya kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia mengenai penggunaan sistim scoring itu.
Ia lebih menekankan, bahwa hasil seleksi CPNS 2010 sudah sangat dijaga keakuratannya. Begitu juga antisipasi penyalahgunaan juga sudah dipertimbangkan oleh tim independen yang diberikan kepercayaan, yakni Universitas Indonesia.
”Ini bukan soal berani atau tidaknya. Tetapi tentang peraturan untuk menggunakan scoring itu. Kalau memang ada, akan kita laksanakan,” tegas Sekdaprov  kepada Riau Pos, akhir pekan lalu.
Namun demikian, sejauh ini ia mengaku belum ada mendapat informasi imbauan dari Kemenpan tentang penggunaan sistim scoring dalam penentuan

Kamis, 30 Desember 2010

Scoring CPNS Belum Pasti Diterapkan

Seorang peserta ujian CPNS 21 Desembe 2010

Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP, belum bisa memberikan kepastian untuk penerapan sistem scoring dalam mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010. Hal itu dikarenakan pihaknya belum memperoleh informasi dari pusat untuk penerapan tersebut.
‘’Kita belum bisa memastikannya. Karena saya belum dapat informasi tentang sistem scoring tersebut. Saya saja baru sampai semalam,’’ ujar Gubri kepada Riau Pos, Rabu (29/12).
Menurutnya, Pemprov belum dapat menjelaskan secara detail tentang penerapan sistem scoring tersebut, karena masih menunggu konfirmasi dari pemerintah pusat dan hasil seleksi dari Tim Independen yakni Universitas Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai kecurigaan masyarakat akan kecurangan dalam seleksi penerimaan aparat pemerintah tersebut.
Saat ditanyakan mengenai imbauan dari pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera

Rabu, 29 Desember 2010

Balai Bahasa Riau Serahkan 5.700 Buku Sastra ke Sekolah

Balai Bahasa Riau akan menyerahkan bantuan buku sastra kepada 300 sekolah (dari SD hingga SLTA)  yang ada di Riau. Buku-buku tersebut merupakan buku sastra klasik yang dicetak ulang, yang saat ini memang sulit ditemukan di toko buku.

Senin, 27 Desember 2010

Pusat Jangan Paksakan Kehendak

Pesawat Boeing 737-500 Riau Airlines saat uji coba terbang beberapa waktu lalu. 
(Foto: Dok. Riau Pos)


Batas waktu Deadline yang diberikan Dirjen Perhubungan Udara kepada PT Riau Air selama satu pekan agar armada pesawat Riau Air dilengkapi minimal dua unit pesawat untuk mendapat izin terbang, diprotes Asisten

Minggu, 26 Desember 2010

Bangun Menara Dang Merdu, Ratusan Rumah Kesulitan Air

Diduga akibat pembangunan Menara Dang Merdu (MDM) Bank Riau, ratusan rumah warga yang tinggal di Gang Muslimin di sekitar areal pembangunan, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota mengeluhkan kekeringan air. Pasalnya, terjadi pendangkalan Sungai Sago. Atas kekeringan ini warga minta kepada perusahaan pengerjaan proyek untuk dibuatkan sumur guna mengatasi kekeringan itu.

Sabtu, 25 Desember 2010

Kegiatan Masyarakat Diakomodir Dispar

PEKANBARU - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Pekanbaru tidak menggelar kegiatan khusus untuk menyemarakkan malam pergantian tahun baru. Namun Dispar siap mengakomodir kegiatan masyarakat yang menyambut Tahun Baru 2011.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dispar Kota Pekanbaru, Dastrayani Bibra ketika Sabtu (18/12) lalu. Dijelaskan Dastrayani, kendati tidak menggelar kegiatan khusus, tapi Dispar tetap akan mendukung kegiatan yang akan diadakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.